EU – Bpk. Didi – Primadia 087878474788
Cara cari tempat usaha :
1. Central point dari bisnis kita
2. Adanya supermarket-minimarket seperti Alfa/Indomaret
3. Bank – BCA
4. Perempatan Jalan
5. Jalur Pulang
6. Tempat Parkir
Pinjaman di Bank :
1. Agunan = aset yang mau dibeli
2. Jaminan = kemampuan bayar, dari usaha dll.
KPR harus kerjasama dengan penjual untuk dapat cash back
1. Harga
2. Down Payment
3. Transfer Balik
Harus digandeng :
I. Business
II. Property
Hutang : Hutang Aset, Hutang Bisnis, Hutang Konsumtif
Contoh :
1. Hutang Rumah 1 Miliar, cicilan 10 jt/bln, harga rumah naik 20% per tahun, tahun ke-5 harga sudah 2x lipat, menjadi 2 Miliar
2. Lakukan Appraisal ulang : Refinance (Bank yang sama) atau Take Over (Bank lain)
Agar Bankable :
1. Legalitas = buat CV. Atau PT.
2. Rekening koran Perusahaan
3. Rekening Pribadi
Lakukan setor uang dengan Cheque+Tunai (meningkatkan cashflow lebih significant)
Hitung Kemampuan Kredit :
Omzet : 900jt
Pengeluaran Operasional : 100jt
Omzet Murni : 800jt
Profit 25% : 200jt
1/3 dari profit : kemampuan bayar
: + 65jt
Mutasi Kredit :
1. Dianggap Omzet
2. Bank menghitung kemampuan bayar
3. Setelah dikurangi operasional
4. 1/3 dianggap kemampuan kredit
Membangun Masa Depan dengan Masa Depan
Tips & Trik Meminjam :
1. Meminjam ke 3 Bank
2. Appraisal 7 hari
3. Bank A keluar appraisal, Bank B keluar appraisal, bank C keluar appraisal—dapatkan penawaran yang paling tinggi
Biaya yang bisa di negosiasi :
1. Biaya Provisi
2. Besaran Kredit/Plafon
3. Bunga
4. Jangka Waktu
5. Asuransi
6. Cash Back
7. dll
Penilaian Bank :
1. Credit = Track Record
2. Capacity = kemampuan bayar
3. Collateral = Taksiran
4. Character = menilai stabilitas pekerjaan & kebiasaan finansial
Bangun Aset :
Bisnis —> Deposito —> Hutang —> Property, keempat hal ini akan saling mengisi/reloading
Contoh : Hasil bisnis masukkan ke deposito, Hutang bisa untuk buka bisnis, hutang untuk property, property bisa memberikan hutang dst.
Kunci Sukses :
Ide 2.5%
Inovasi 2.5%
Kerja Keras 5%
Luck 90% –> Spiritual