EU – Cash Flow
Management Cash Flow sangat penting karena menunjukkan kemampuan finansial kita.
Cash Flow yang baik adalah dimana lebih banyak kredit dibanding debet. Begitu sebaliknya, cash flow yang buruk adalah yang lebih banyak debet dibanding dengan kredit.
Bayangkan bila anda seorang karyawan tetap yang mengandalkan Gaji saja, maka cash flow anda dalam rekening Bank adalah 1 kali kredit yaitu uang Gaji (di tanggal 27 misalnya), kemudian 1 debet-2 debet-3 debet-dst sampai tinggal sisanya (kalau masih ada) begitu terus dari bulan ke bulan, tahun ke tahun dan ini tidak bankable
Cash Flow yang baik adalah bila ada uang masuk ada uang keluar yang minimal seimbang, lebih bagus lagi adalah harian.
Karena asumsi Bank yang saya tahu, adalah menghitung berapa cash flow in setiap bulannya, kemudian di bagi 3, asumsinya 1/3 dari cash flow in ini adalah untuk kebutuhan hidup, 1/3 adalah untuk kebutuhan bisnis, dan 1/3-nya lagi adalah kemampuan dia untuk mencicil kreditnya atau sebagai tabungannya.
Bagaimana jika seandainya kita seorang karyawan yang hanya ada 1 cash flow in setiap bulannya?
Tehniknya adalah menciptakan cash flow pribadi. Yaitu dengan cara melakukan cash in-cash out sendiri seolah-olah terjadi cash flow dalam jumlah tertentu setiap harinya.
Apakah ini bermanfaat? Ya, karena cash flow kita menjadi terlihat Baik dan anda bankable.
Just Do It, Don’t ask to much.
Note: Maaf istilah yang saya pakai kacau balau, silahkan anda review sendiri dengan bahasa anda. Salam